Jumat, 20 April 2012

Pendahuluan

Informasi Umum
Parasitologi adalah suatu ilmu cabang Biologi yang mempelajari tentang semua organisme parasit. Tetapi dengan adanya kemajuan ilmu, parasitologi kini terbatas mempelajari organisme parasit yang tergolong hewan parasit, meliputi: protozoa, helminthes, arthropoda dan insekta parasit, baik yang zoonosis ataupun anthroponosis. Cakupan parasitologi meliputi taksonomi, morfologi, siklus hidup masing-masing parasit, serta patologi dan epidemiologi penyakit yang ditimbulkannya. Organisme parasit adalah organisme yang hidupnya bersifat parasitis; yaitu hidup yang selalu merugikan organisme yang ditempatinya (hospes). Predator adalah organisme yang hidupnya juga bersifat merugikan organisme lain (yang dimangsa). Bedanya, kalau predator ukuran tubuhnya jauh lebih besar dari yang dimangsa, bersifat membunuh dan memakan sebagian besar tubuh mangsanya. Sedangkan parasit, selain ukurannya jauh lebih kecil dari hospesnya juga tidak menghendaki hospesnya mati, sebab kehidupan hospes sangat essensial dibutuhkan bagi parasit yang bersangkutan.

Menyadari akibat yang dapat ditimbulkan oleh gangguan parasit terhadap kesejahteraan manusia, maka perlu dilakukan usaha pencegahan dan pengendalian penyakitnya. Sehubungan dengan hal tersebut maka sangat diperlukan suatu pengetahuan tentang kehidupan organisme parasit yang bersangkutan selengkapnya. Tujuan pengajaran parasitologi, dalam hal ini di antaranya adalah mengajarkan tentang siklus hidup parasit serta aspek epidemiologi penyakit yang ditimbulkannya. Dengan mempelajari siklus hidup parasit, kita akan dapat mengetahui bilamana dan bagaimana kita dapat terinfeksi oleh parasit, serta bagaimana kemungkinan akibat yang dapat ditimbulkannya. Selanjutnya ditunjang oleh pengetahuan epidemiologi penyakit, kita akan dapat menentukan cara pencegahan dan pengendaliannya.

Departemen Parasitologi FKUI didirikan tahun 1950 dengan nama bagian Parasitologi dan Ilmu Penyakit Umum oleh Dr. Lie Kian Joe dibantu seorang asisten yaitu dr. Lie Injo Luan Eng dan dua tenaga laboratorium yaitu Tohir dan Sudirman yang sebelumnya adalah karyawan Bagian Patologi di bawah pimpinan Prof. G. Bras.

”Bagian Parasitologi dan Penyakit Umum” selanjutnya berubah nama menjadi ”Bagian Parasitologi”. Antara tahun 1954-1955 direkrut beberapa biolog sebagai asisten. Tesis pertama dihasilkan pada tahun 1956. Bagian Parasitologi aktif mengembangkan penelitian dengan memulai penelitian filariasis bekerja sama dengan Departemen Kesehatan. Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal nasional maupun internasional sehingga nama Bagian Parasitologi mulai dikenal dan kemudian mendapat bantuan dari CHINA MEDICAL BOARD untuk membangun gedung sendiri, yaitu merubah gedung pabrik candu di Salemba, sebagian dana pembangunan ini dibantu oleh Pemerintah RI.

Pada tahun 1967 dimulai kerjasama dengan Departemen Pendidikan di Asia Tenggara (SEAMEO) dan FKUI dijadikan Regional Centre for Community Nutrition (SEAMEO TROPMED-RCCN) dimana Bagian Parasitologi berperan aktif dan setiap tahun stafnya diminta untuk mengajar atau menguji di Bangkok, Kuala Lumpur, Manila dan Saigon, sebagai panitia seleksi calon penerima fellowship SEAMEO TROPMED hingga tahun 2003.

Pada tahun 1975-1976 dimulai kerjasama Bagian Parasitologi dalam proyek, yaitu proyek Integrasi Keluarga Berencana-Pemberantasan Penyakit Cacing dan Gizi (JOICEF) dan dilakukan di Indonesia atas kerjasama Perkumpulan Pemberantasan Penyakit Parasitologi Indonesia (P4I) diprakarsai oleh staf senior Bagian Parasitologi.

Tahun 1979 Bagian Parasitologi mendapat Institutional Strengthening Grant, TDR/WHO selama lima tahun, terdiri dari 2 komponen, yaitu: membangun unit imuno-parasitologi dan Training grant yang dalam pengembangannya hingga kini menjalin kerjasama dengan institusi asing yaitu Mill Hill University London, Imperial College London, New England Biolab, Boston USA dan Smith College, Northampton, USA, University of Leiden, University of Glasgow, Scottish Parasite Diagnostic Lab, UNICEF dan CDC Atlanta. Kerjasama dalam negeri antara lain dengan puslit Biomedis Litbang Kes, dan Departemen lain di FKUI. Pada tahun yang sama juga dibuka program studi magister biomedik kekhususan Parasitologi.

Tahun 1988 hingga sekarang Bagian Parasitologi telah berkembang dengan jumlah dosen tetap sebanyak 19 orang dan staf honorer / riset. Departemen Parasitologi aktif dalam pengembangan pendidikan, riset dan pelayanan masyarakat dalam rupa disetujuinya program studi dokter spesialis parasitologi klinik di FKUI, pengembangan riset di bidang imunologi parasit dan infeksi oportunistik serta peningkatan kualitas layanan laboratorium parasitologi yang terstandarisasi mengacu pada accredited Scottish Parasite Diagnostic Laboratory, UK

Saat ini, Departemen Parasitologi FKUI di ketuai oleh Prof. dr. Saleha Sungkar, DAP & E, MS.

Visi dan Misi
Visi: menjadi pusat rujukan penyakit parasitik di Asia Pasifik

Misi:
Menyebarluaskan ilmu penyakit parasitik lewat pendidikan & penelitian untuk berbagai strata baik untuk tenaga medis maupun non medis dan laboratorium.
Melakukan penelitian dan meningkatkan kerjasama dengan institusi pendidikan/riset di bidang parasitologi dan ilmu penyakit parasitik.
Melakukan pelayanan masyarakat dalam bentuk diagnosis laboratorium yang terstandarisasi, konsultasi penyakit parasitik dan riset

Divisi Departemen Parasitologi FKUI
Helmintologi
Protozoologi : Protozoa Usus & Malaria
Entomologi
Mikologi

Kamis, 19 April 2012

Urine.

Cara Pengambilan Spesimen Urine.

Petugas memberikan penjelasan tentang cara mengumpulkan urine dalam botol yang disediakan sesuai dengan jenis permintaan tes yang di minta :

-Urine sewaktu (urine yang dikeluarkan pada suatu waktu yang tidak ditentukan secara khusus).
-Urin pagi (urine yang pertama kali dikeluarkan pada pagi hari setelah bangun tidur)
-Urine post prandial (Urine yang pertama kali dikemihkan 1,5-3 jam setelah makan).
-Urine 24 jam misalnya ; urine yang dikeluarkan jam 7 pagi dibuang. Semua urine yang dikeluarkan kemudian ditampung termasuk urine jam 7 pagi esok harinya.
-Tampung urine dalam botol atau tempat bersih kurang lebih 10 cc dengan cara penderita disuruh kemih urine pertama kali dikemih dibuang dan diambil bagian tengah dan urin terakhir dibuang.

URINALISIS
PEMERIKSAAN URINE LENGKAP

> Tujuan :
Untuk mengetahui unsur-unsur yang ada dalam urine secara lengkap sehingga dapat membantu menegakkan diagnose dokter pemeriksa.

> Prinsip :
Strip di celupkan dalam urine dan dibaca pada alat.

> Prosedur :
Persiapan Sampel :
- Sampel urin sewaktu.
- Urine diperiksa dalam waktu < 2 jam setelah dikemihkan. > Alat dan Bahan :
- Tabung reaksi
- Botol urin
- Objek glass
- Mikroskop
- Centrifuge
- Alat Uriscan plus dan reagen stripnya.

>Tes Makroskopis (secara mata telanjang) :
Perhatikan warna atau kejernihan dan bau.

>Tes Kimia:
- Celupkan 1 lembar reagen strip kedalam urine sampai urine mengenai seluruh .
- Letakkan pada alat Uriscan, jalankan sesuai prosedur.
- Hasil keluar dalam bentuk print out, berupa :
Berat Jenis (BJ), pH, Lekosit, Nitrit, Protein, Glukosa, Keton, Urobilinnogen, Bilirubin.

>Tes Mikroskopis:
- Masukkan 10-15 ml urine kedalam tabung reaksi, sentrifuge selama 5 menit pada 1500-2000 rpm.
- Buang cairan dibagian atas tabung, sehingga volume cairan dan sediaan tinggal 0,5 ml.
- Kocok tabung untuk meresuspensikan sediment. - Letakkan 1 tetes suspensi di atas objek glass.
- Periksa sediaan di bawah mikroskop dengan lensa objektif 10 X (LPK) untuk melaporkan jumlah rata-rata sediaan, lensa objektif 40 X (LPB) untuk melaporkan jumlah rata-rata eritrosit dan lekosit.
- Tulis hasil yang diperoleh berupa :
elemen organik yaitu jumlah sel eritrosit, leukosit, sel epitel, silinder, bakteri dan elmen an organic berupa kristal, zat lemak.

> Tes Makroskopik dan Tes Kimia.
- Warna / kejernihan : Kuning jernih
- Bau : Berbau khas organic
- PH : 1,010-1,020
- Leukosit : 4,5-8,0
- Nitrit : Negatif
- Protein : Negatif
- Glukosa : Negatif
- Keton : Negatif
- Urobilinogen : Negatif
- Bilirubin : Negatif
- Eritrosit : Negatif

> Nilai Rujukan.
Tes Sedimen : - Eritrosit : < 5/LPB
- Leukosit : < 5/LPB
- Bakteri : <2/LPBatau< 1000/ml
- Sel : Epitel pipih
- Kristal : Kalsium oksalat, asarn urat (dalam uri asam)
- Lemak : amorf, tripelfosfat (dalam urin alkalis)

Catat hasil pemeriksaan dan ditandatangani oleh dokter penanggung jawab laboratorium.

Rabu, 18 April 2012

moto gp 2012

Jadwal Motogp 2012 trans7 + pembalapnya

Jadwal MotoGp pasti sangat ditunggu oleh para penggemar moto gp. Moto Gp 2011 telah berlalu, kini saatnya untuk menyambut Moto gp 2012. Banyak hal yang baru di musim moto gp 2012 ini. Seperti perpindahan para rider dengan team mereka yang baru. Motor yang digunakannya pun baru dan tentunya para rider juga akan punya semangat yang baru. Jadwal pertandingan Moto Gp 2012 ini didapat dari situs resminya yaitu motogp dot com. Dan inilah Jadwal MotoGp tahun 2012 yang akan disiarkan secara langsung oleh Trans 7.
Jadwal Motogp


Berikut ini adalah jadwal Motogp tahun 2012 yang bisa juga di lihat di situs resminya motogp dot com. Seperti biasanya, MotoGp diadakan tak hanya siang hari tapi juga malam hari. Seri pertama motogp di adakan di Qatar dan di akhiri di valencia. Jadwal Motogp 2012Dates Grand Prix Circuit
8 April Qatar* Doha/Losail
29 April Spain Jerez de la Frontera
6 May Portugal (STC) Estoril
20 May France Le Mans
3 June Catalunya Catalunya
17 June Great Britain Silverstone
30 June Netherlands** Assen
8 July Germany (STC) Sachsenring
15 July Italy Mugello
29 July United States*** Laguna Seca
19 August Indianapolis Indianapolis
26 August Czech Rep. Brno
16 September San Marino Misano
30 September Aragon Motorland
14 October Japan Motegi
21 October Malaysia Sepang
28 October Australia Phillip Island
11 November Valencia Ricardo Tormo – Valencia

Daftar Pembalap MotoGp 2012

Sedangkan Pembalap motogp 2012 masih di dominasi oleh para pembalap di tahun sebelumnya. akan tetapi pembalab baru pastinya tak akan kalah seru. Raider Motor Team
Casey Stoner Honda RC213V Repsol Honda
Dani Pedrosa Honda RC213V Repsol Honda
Alvaro Bautista Honda RC213V San Carlo Gresini
Pirro Ten Kate Honda CBR San Carlo Gresini
Dovizioso Yamaha YZR-M1 Monster Tech 3
Cal Crutchlow Yamaha YZR-M1 Monster Tech 3
Ben spies Yamaha YZR-M1 Yamaha Factory Racing
Jorge Lorenso Yamaha YZR-M1 Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi Ducati GP 12 Ducati Malboro
Nickey Hayden Ducati GP 12 Ducati Malboro
Hector Barbera Ducati GP 12 Pramac
Karel Abraham Ducati GP 12. Cardion AB
Colin Edward BMW NGM Forward Racing
Danilo Ptrucci Aprilia IODA Racing
James Ellison Aprilia Paul Bird

Selasa, 17 April 2012

kunyit kurkumin Curcuma longa

OGYAKARTA, KOMPAS.com - Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menemukan 100 molekul baru kurkumin kunyit (Curcuma longa). Delapan di antaranya telah dipatenkan.

"Kurkumin telah dikembangkan menjadi molekul baru yang mempunyai efek analgetika-antiinflamasi dan bisa dimanfaatkan sebagai terapi kanker," kata peneliti kurkumin dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Supardjan di Yogyakarta, Selasa (17/1/2012).

Berdasarkan penelitiannya, kunyit terbukti mengandung senyawa kurkuminoid yang berwarna kuning, yang mengandung molekul kurkumin, demetoksin kurkumin, dan bisdemetoksin kurkumin.

"Untuk turunannya kurkumin ini bahkan sudah diteliti lebih lanjut. Turunan yang merah lebih ke antiinflamasi, sedangkan yang berwarna kuning lebih untuk melindungi hati (hepatotoksik)," katanya.

Secara umum, berdasarkan uji klinis, kurkumin telah terbukti memiliki khasiat antiinflamasi, antioksidan, antimikroba, antikanker, dan antitumor.

Peneliti farmakologi Fakultas Kedokteran UGM Nyoman Kertia mengatakan, ekstrak rimpang kunyit juga efektif sebagai antiradang pada penderita penyakit sendi (osteoartritis).

"Ekstrak rimpang kunyit memiliki kemampuan dalam menurunkan kadar malondialdehida (MDA) cairan sinovia sendi lutut," kata Kertia.

Selain itu, kunit juga menyembuhkan diabetes. Kunyit sudah banyak digunakan sebagai obat herbal bagi masyarakat Indonesia. Sayang, uji klinis lebih lanjut masih terhambat dana.

kebatinan (ilmu roso)

Amalan Sunan Kali Jaga


Sunan Kalijaga diperkirakan lahir pada tahun 1450 dengan nama Raden Said. Dia adalah Putra Adipati Tuban yang bernama Tumenggung Wilatikta atau Raden Sahur. Nama lain Sunan Kalijaga antara lain Lokajaya, Syekh Malaya, Pangeran Tuban, dan Raden Abdurrahman.



Berdasarkan satu versi masyarakat Cirebon, nama Kalijaga berasal dari Desa Kalijaga di Cirebon. Pada saat Sunan Kalijaga berdiam di sana, dia sering berendam di sungai (kali), atau jaga kali (penunggu sungai). Sedangkan versi yang lain mengatakan beliau menunggu tungkat Sunan Bonang di tepi sungai. Apapun versinya yang jelas beliau mempunyai hubungan yang sangat erat dengan sungai.



Kemudian kaedah ini berkembang menjadi sebuah ritual Kum kum Sebuah teknik ritual pernafasan tenaga dalam dan kebatinan yang di katakan sangat cepat membangunkan tenaga dalaman dan tenaga kerohanian seseorang.



Fakta di atas saya kutipkan dari sebuah naskah kuno yang bertajuk Mertasinga yang merupakan pesan yang disampaikan, oleh Syekh Ataullah, salah satu guru dari Sunan Gunung Jati. Naskah ini diterjemahkan oleh Bapak Amman N. Wahjoe, yang memiliki dokumen ini secara turun menurun dalam keluarganya dan kepada anak muridnya. Penulis merupakan salah seorang yang terlibat dalam mengembangkan metode Sunan Kalijaga ini.



Kaedah kum kum ini merupakan sebuah Ritual kerohanian warisan Kanjeng Sunan Kalijaga dan sangat popular bagi peminat ilmu kebatinan ”manunggaling kuala gusti” menyatu tidak bersatu, bercerai tidak berjauhan.

Sebuah konsep sufi yang sangat terkenal dengan keampuhan pembangkitan tenaga kerohanian.

Dalam metode ini atau kaedah mengamalkan sesuatu kebatinan Versi Sunan Kalijaga ini beberapa media tertentu .Media – media ini di perlukan sebagai saranan untuk meringankan sukma dan membuka pintu tenaga dalaman anda.



CERITA RAKYAT SUNAN PANDAN ARANG



Ki Pandan Arang I yang dalam pemerintahannya cukup cukup merasa sangat menderita dan kecewa kerana putri kesayangan yang cantik jelita menderita sakit lumpuh. Segala iktiar telah di lakukan , malangnya semua usaha beliau gagal dan tidak ada kemajuan. Putrinya tetap lumpuh. Sehinggalah beliau mempunyai nadzar, barang siapa dapat menyembuhkan putrinya akan diambil sebagai menantu.

Pads suatu hari Sunan Kalijaga memberitahu bahwa di Gunung Gede ada orang yang pandai bernama Ranawijaya berasal dari Majapahit. Atas permintaan Ki Pandan Arang I, Ranawijaya datang ke Kadipaten. Dengan doa khusus beliau mendoakan sang putri. Akhirnya sang Putri dapat di sembuhkan . Akhirnya Ranawijaya diambil sebagai menantu.

Pada saat Ki Pandan Arang I meninggal dunia, Ranawijaya menggantikan dengan gelar Ki Pandan Arang II. Daerahnya maju pesat, rakyatnya makmur termasuk perkembangan agama Islam cukup memuaskan. Namun kemakmuran dan keberhasilan dalam pemerintahannya membuat Ki Pandan Arang II lupa diri, ia jadi congkak, sombong dan kedekut. Ia selalu mengejar harta walaupun sudah melimpah ruah.

Mengetahui keadaan semacam itu Sunan Kalijaga datang menyamar sebagai penjual rumput. Dalam kesempatan tawar menawar disisipkan peringatan terhadap perilaku Ki Pandan Arang II yang telah menyimpang dari ajaran agama Islam. Berulang kali Sunan Kalijaga datang memperingatkan namun tak dihiraukan. Akhirnya Sunan Kalijaga menunjukkan kesaktiannya, setiap tanah yang dicangkulnya berubah menjadi sebongkah emas dan diberikan kepada Pandan Arang.



Pandan Arang sangat heran terhadap kesaktian penjual rumput. Setelah diketahui bahwa penjual rumput itu Sunan Kalijaga maka bersujud dan bertaubat. Pandan Arang melepaskan kedudukannya sebagai Adipati ingin berguru kepada Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga menyanggupi mengajarkan ilmu di Gunung Jabalkat dengan syarat perjalanan yang di tempuh tidak boleh membawa harta benda.

Setelah bulat tekadnya Pandan Arang bersama istrinya meninggalkan Semarang menuju Gunung Jabalkat, Dasar naluri seorang wanita, Nyi Pandan Arang memasukkan seluruh perhiasannya dan sementara uang dinar ke dalam tongkat yang akan dibawanya. Dalam perjalanan Nyi Pandan Arang tertinggal jauh dari suaminya. Dia dihadang tiga orang penyamun. Direbutnya tongkat tongkatnya dan seluruh bawaannya. " Kangmas, tolong! Ada tiga orang penyamun! (Jawa: Kangmas, tulung! Wonten Tyang, salah, tiga.... lebih kurang saya berbahasa jawa he he he ) ".

Menurut yang punya cerita tempat itu sekarang diberi nama Salatiga (salah-tiga). Pada saat Ni Pandan Arang kembali menolong istrinya, tiga orang penyamun itu marsh merebut perhiasan yang dipakai Nyi Pandan Arang. Melihat sikap kasar para penyamun Ki Pandan Arang menjadi marah. " Hei! Manusia mengapa nekad seperti kambing domba (Jawa : E, wong kok drufhus kaya wedhus)."



Dengan izin Allah wajah Sambangdalan ( pemimpin penyamun ) itu berubah menjadl domba atau kaldai. Para penyamun takut mefihat kesaktian Ki Pandan Arang. Sambangdalan bertaubat dan minta supaya wajahnya dikembalikan seperti semula. Pandan Arang memaafkan kesalahannya tetapi wajahnya tetap seperti domba. Sambangdalan akhirnya menjadi pengikut Pandan Arang dan lebih dikenal dengan nama Syeh Domba....



Kesaktian Sunan Kalijaga

Dari Sunan Kali Jaga terus Ki Pandan Arang dan Akhirnya Syeh Domba. dikatakan memiliki beberapa keilmuan kerohanian yang sangat luar biasa dengan Izin Allah. Menurut Guru kepada guru saya yang mempunyai sejarah dan wasilah sehingga kepada Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga dikurniakan berbagai karomah dan kesaktian adalah disebabkan mendekatkan dirinya dengan Allah sedekat dekatnya.

Menurut guru saya lagi. Apabila Allah mencintai kita maka terjadilah ”pentajalian” segala sifat-sifatnya terhadap terhadap hamba. Kata beliau lagi ” bukan kamu yang melontar, tapi Allah yang melontar, bukan kamu yang melihat tetapi Allah yang melihat”. Salah satu syair hasil karya sunan Bonang , Boleh saya kutipkan disini terjemahan dari syair yang aslinya berbahasa Jawa tersebut:


Obat hati ada lima perkara.

Yang pertama, baca Qur’an dan maknanya

Yang kedua, shalat malam dirikanlah

Yang ketiga, berkumpulah dengan orang saleh

Yang keempat, perbanyaklah berpuasa

Yang kelima, dzikir malam perpanjanglah.

Siapa yang bisa melakukan salah satunya

Semoga Tuhan memberikan penyembuhnya.



Syair Sunan Bonang



Jika pekara – pekara di atas anda jadikan panduan insyaallah, kita akan berjaya dalam kehidupan dunia dan akhirat. Selain dari pekara yang telah saya sebutkan diatas Sunan kalijaga mempunyai auratnya yang tersendiri. Menurut karangan kuno Mertasinga mengatakan. Amalan atau aurat tersebut Sunan Kalijaga mendapatkan dari Sunan Bonang secara wejangan di atas perahu.



Menurut ceritanya keampuhan amalan tersebut apa bila di bacakan pada sesuatu akan memberi barokah. Ini terbukti sewatu amalan tersebut di Ijazahkan kepada sunan kalijaga, kebetulan seekor cacing yang di sumpah dari seorang manusia. Mencuri dengar amalan tersebut. Dengan Izin Allah segala sumpahan terhadap itu telah tamat dan terbatal. Maka cacing tersebut bertukar menjadi seorang manusia yang bernama Syeh Siti Jenar. Ini merupakan sebuah cerita rakyat yang kebenaranya hanyalah pembaca yang menilaikanya.



Maka amalan tersebut sangat di Rahsiakanya, menurut cerita rakyat sewaktu Sunan Kalijaga mencangkul tanah dan menukarkanya menjadi Emas amalan ini di baca terus menerus. Amalan ini di ajar turun temurun dari sunan Kali jaga kepada murid kesayangan beliau sehinggalah kepada penulis.

Amalan tersebut adalah Doa Nurun Nurbuah yang sangat terkenal ini, Cuma bezanya adalah kaedah cara mengamalkanya. Doa Nurun Nurbuah yang di amalkan dengan menggunakan metode Kanjeng Sunan Kali Jaga. Adalah sangat berbeza dengan kaedah pengamalan yang di pelajari dari pondok-pondok atau majlis Ilmu Kerohanian yang lain.Untuk pengetahuan anda semua Doa Nurun Nurbuat mempunyai berbagai Versi. Varsi yang kami gunakan merupakan Versi asal dari Wali sembilan Khususnya dari Kanjang Sunan Kalijaga. Menggunakan Metode asal dan prasyarat dari Kanjeng Sunan Kalijaga.

PENENTUAN KADAR ASAM LEMAK PADA MINYAK KELAPA SAWIT DAN PEMANFAATANNYA UNTUK PEMBUATAN SABUN DENGAN METODE ALKALIMETRI

TUGAS PORTOFOLIO
PENENTUAN KADAR ASAM LEMAK PADA MINYAK KELAPA SAWIT DAN PEMANFAATANNYA UNTUK PEMBUATAN SABUN DENGAN METODE ALKALIMETRI










Oleh :
A101.15.014 / EKO BUDI HARTONO
Disusun untuk melengkapi tugas mata kuliah Kimia Analitik II
AKADEMI ANALIS KESEHATAN NASIONAL SURAKARTA
2012

A. PENDAHULUAN
a. Latar belakang
Lemak dan minyak merupakan zat makanan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.selain itu lemak dan minyak juga merupakan sumber energi yang lebih efektif dibanding dengan karbohidrat dan protein. Satu gram minyak dapat menghasilkan 9 kkal, sedangkan karbohidrat dan protein hanya menghasilkan 4 kkal/gram.Minyak atau lemak khususnya minyak nabati mengandung asam lemak essensial seperti asam linoleat, lenolena, dan arakidonat yang dapat mencegah peyempitan pembuluh darah akibat penumpukan kolestrol. Minyak dan lemak juga berfungsi sebagai sumber dan pelarut bagi vitamin-vitamin A,D,E dan K.
Hampir semua bahan pangan banyak mengandung lemak dan minyak, terutama bahan yang berasal dari hewan.Lemak dalam jaringan hewan terdapat pada jaringan adipose. Dalam tanaman lemak disintesis dari satu molekul gliserol dengan tiga molekul asam lemak yang terbentuk dari kelanjutan oksidasi karbohidrat dalam proses respirasi. Proses pembentukan lemak dalam tanaman dapat di bagi menjadi tiga tahap, yaitu pembentukan glisrol, pembentukan molekul asam lemak, kemudian kondensasi asam lemak dengan gliserol membentuk lemak.
Pembuatan sabun merupakan penguraian hidrolisis dari estermenjadi asam karboksilat dan alkonal yang berlangsung dengan caramereaksikan asam lemak bebas (limbah minyak kelapa sawit) dengan alkali yang menghasilkan gliserol atau air dan garam karboksil.
Sabun merupakan salah satu produk industri kimia yang sudahlama dikenal.Sabun banyak digunakan karena kemampuannyamengemulsikan kotoran berminyak sehingga dapat dibuang denganpembilasan.
Kemudian ini disebabkan oleh dua sifat sabun.Pertama, rantaihidrokasban sebuah molekul sabun larut dalam zat non-polar, sepertitetesan-tetesan minyak. Kedua, ujung aman molekul sabun, yang tertarikpada air, ditolak oleh ujung aman molekul-molekul sabun yang menyembuldari tetesan minyak lain. Karena tolak menolak antara tetes-tetes sabunminyak,maka minyak itu tidak dapat saling bergabung, tetapi tetaptersuspensi.
Melihat banyaknya limbah minyak kelapa sawit maka penulis mengadakan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kadar asam lemak dan pemanfaatannya untuk meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat di sekitar lingkungan Sumatera Utara.

2. RUMUSAN MASALAH
Berapa kadar asam lemak dalam minyak kelapa sawit di daerah Sumatera Utara, Nanggro Aceh Darusalam ?










B. METODE PENELITIAN
1. Dasar teori
Pembuatan sabun adalah proses pembuatan sabun yang berlangsung dengan mereaksikan asam lemak dengan alkali yangmenghasilkan gliseral atau air dan garam karbokal (sejenis sabun). Sabunadalah salah satu bahan yang dapat digunakan untuk mencuci, baikpakaian mupun alat-alat lain. Selain itu sabun juga dapat diartikan sebagaigaram logam alkali (biasanya garang natrium) dari asam-asam lemak.Sabun mengandung terutama garam C16 dan C18, namun dapat jugamengandung beberapa karbosilat dengan bobot atom lebih rendah.

Adapun sifat-sifat sabun adalah sebagai berikut :
1. Bagian hidrokarbon dari molekul itu bersifat hidrofilik dan larut dalam air. Karena adanya rantai hidrokarbon, sebuah molekul sabun secarakeseluruhan tidaklah benar-benar larut dalam air.
2. Dapat terhidrolisa dalam air membentuk basa asam karboksilat. Hal inidikarenakan sabun tersusun oleh busa kuat dan asam lemah.
3. Dapat beraksi dengan asam mineral membentuk asam lemak dan garamorganik.
4. Jika suatu larutan sabun dalam air dikocok dengan udara maka akanmembuih. Peristiwa ini tidak terjadi dengan air sodah. Dalam hal inisabun baru dapat membuih setelah garam Mg dan ca dalam air itumengendap semuanya.
2C17 H35 COONa Na2 SO4+ Ca (C17 H35 COO)2




Pada zaman sekarang, sabun dibuat dari lelehan minyak sapi ataulemak lain yang dipanaskan dengan Nooh dan karenanya terhidrolisamenjadi gliserol dan garam Na dari asam lemak dan reaksinya :
CH2O2C(CH2)16 CH3 CH2OH
| |
CHO2C(CH2)16 CH3+ 3 NaOH CHOH + 3CH3(CH2)16 +
CO2Na
| |
CH2O2C(CH2)16 CH3 CH2OH
Tristearin Gliserol


Reaksi-Reaksi Pada Lemak
1. Reaksi dengan air
R COOR’(lemak) + H2O(air) R’OH (alkohol) + RCOOH(asam lemak).
2. Reaksi dengan alkali
RCOOH’ + NOOH R’OH + RCOONa
Lemak Alkali Alkohol garam Karboksilat
3. Reaksi dengan Anomia
RCOOR’ + NH3 R’OH + RCONH2
Lemak Amaria Alkohol garam Amaria


Dalam pemeriksaan ini menggunakan metode alkalimetri. Alkalimeri adalah penetapan kadar senyawa-senyawa yang bersifat asam dengan menggunakan baku basa.alkalimetri termasuk reaksi netralisasi yakni reaksi antara ion hidrogen yang berasal dari asam dengan ion hidroksida yang berasal dari basa untuk menghasilkan air yang bersifat netral
2. CARA KERJA
1. Tahap Persiapan.
a) Peralatan disusun sesuai dengan sketsa gambar dan mengecekkondisi peralatan.
b) Peralatan dipersiapkan untuk analisa asam lemak.
c) Zat untuk penelitian dan analisa disiapkan.
d) Penelitian netralisasi dilakukan sesuai dengan instruksi pembimbing.
e) Analisa hasil perhitungan

2. Standarisasi NaOH 0,2 N
a. Asam Oksalat ditimbang kemudian dilarutan dalam 100 mlaquadest.
b. NaOH ditimbang kemudian dilarutkan dengan 200 ml aquadest.
c. Asam Oksalat 0,2 N dipipet sebanyak 25 ml dan dimasukkankedalam erlemeyer.
d. Ditambahkan indikaot PP 2 tetes
e. Kemudian dititrasi dengan NaOH (larutan standart sekunder) danlarutannya asam oksalat sebagai larutan standard primer.
f. Titrasi dihentikan setelah terjadi (terbentuk) warna merah muda,kemudian dicatat voluem NaOH terpakai.

3. Prosedur Kadar Asam Lemak
a. Limbah minyak kelapa sawit ditimbang sebanyak 10 gr.
b. Dimasukkan dalam labu takar 50 ml, ditambah etanol 96% sampaitepat menjadi 50 ml dan diaduk sampai merata (homogen).
c. Kemudian dari 50 ml larutan tersebut diambil 10 ml dandimasukkan kedalam labu ertemeyer dan ditambah indikator PP 2tetes dan diaduk sampai homogen.
d. Larutan tersebut dititrasi dengan larutan NaOH 0,19 N dan titrasidihentikan pada saat awal terjadinya perubahan warna sampaimerah muda.
e. Dititrasi secara duplo.
4. Netralisasi
a. Limbah minyak kelapa sawit ditimbang sebanyak 250 gr dandimasukkan kedalam reaktor, diaduk larutan pada kecepatan 200rpm dan dipanaskan larutan sampai suhu 80°c.
b. Selama pemanasan disiapkan larutan NaOH pada buret dan setelahtercapai kondisi 80°c, NaOH dialirkan dengan kecepatan 15ml/menit.
c. Selama proses netralisasi, diambil sampel 5 ml setiap selang waktu15 menit.
d. Larutan sampel yang diambil dan dilarutkan dengan etanol sebanyak25 ml, kemudian diaduk sampai homogen.
e. Dari larutan sampel tersebut diambil 10 ml dan dimasukkan kedalam erlemeyer, lalu ditambah 2 tetes indikator pp, diaduk sampaihomogen.
f. Dititris dengan larutan standard (NaOH) 0,19 N, titrasi dihentikanpada saat terjadi awal perubahan warna merah jambu.
g. Titrasi dilakukan secara duplo.
h. Titrasi dihentikan sampai kadar asam lemak bebas yang dianalisakaristan.










C.KESIMPULAN
1.hal-hal yang perlu diperhatikan
 Kecepatan reaksi dapat dipengaruhi oleh :
1. Temperatur
Semakin tinggi temperatur maka energi kinetik molekul-molekul zatyang bereaksi bertambah. Molekul-molekul dengan energi kinetik yangditingkatkan ini saling bertumbuhkan akan menghasilkan energi tumbukanyang cukup untuk memutuskan ikatan antara atom-atom molekul tersebut.

2. Katalisator
Katalisator akan berfungsi untuk mempercepat reaksi, sedangkankatalisator itu sendiri tidak ikut bereaksi. Katalisator akan berperan untuk menurunkan energi aktivasi suatu reaksi dengan jalan membentuk tehaptahapreaksi yang baru. Dengan memutuskan energi aktivasi makatumbukan-tumbukan yang lemah dapat memutuskan ikatan-ikatan atomdalam molekul tersebut sehingga reaksi dapat berlangsung dengan cepat.

3. Waktu Reaksi
Sifat-sifat dari asam lemak yang terdapat dalam minyak kelapa sawit.

2. Manfaat bagi masyarakat
1. limbah minyak kelapa sawit bisa di manfaatkan menjadi sabun.
2. Mengurangi sampah akibat limbah minyak kelapa sawit.

Lampiran

ABSTRAK

Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan sabun dari asam lemak bebas (free fatty acid) yang diperoleh dari produk samping pengolahan minyak sawit yang direaksikan dengan alkali (NaOH) dalam suatu bejana.
Tujuan dari penelitian pembuatan sabun dari limbah sawitdiharapkan dengan menggunakan teknologi tepat guna di dapatkan hasil yang optimum dan dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama di Indonesia.
Adapun bahan-bahan yang dipakai pada penelitian ini adalah hasil limbah minyak kelapa sawit sebanyak 10 gr dan 250 gr, NaOH 0,1 N, etanol 96%, Phenol ptalein, dan asam oksalat 0,2 N. Untuk standarisasi NaOH dan alat-alat yang digunakan adalah reaktor, striker, buret, termometer, pemanas, statis fan dan lain-lain.
Tata kerja proses pembuatan sabun adalah terlebih dahulu disusunperalatan sesuai dengan sketsa gambar. Kemudian dianalisa kadar NaOH 0,1 N dengan asam oksalat 0,2 N. NaOH ditimbang dan dilarutkan dengan aquadat 200 ml asam oksalat ditimbang dengan aquadest hingga 100 ml, asam oksalat diambil 25 ml lalu ditambah indicator PP 2 tetes kemudian dititrasi dengan larutan NaOH, titrasi dihentikan setelah terbentuk warna merah muda. Setelah NaOH distandarisasi dengan asam oksalat baru dilakukan analisa kadar asam lemak bebas yaitu 10 gr limbah minyak kelapa sawit ditimbang dan dilarutkan dalam alkohol (etanol) 96% dan dimasukkan ke dalam labu takar 50 ml dan diambil 10 ml untuk dititrasi dengan NaOH yang telah distandarisasi.
Tahap akhir adalah proses netralisasi dimana 250 gr limbah minyakkelapa sawit dimasukkan ke reaktor dan diaduk dengan stiser dengan kecepatan 200 rpm pada suhu operasi 80°C. NaOH dialirkan dengan kecepatan 15 ml/menit.Sampel diambil selang waktu 15 menit untuk dilakukan analisa sampel tersebut diambil 10 ml lalu dihitung volume ratarata NaOH yang digunakan.
Hasil yang diperoleh dari grafik log ct – vs – log r diperoleh slope - 0,406 dengan nilai error = 0,349.




























Daftar pustaka

1. Fessendon, Ralph J, Joan S. Fessenden, “Kimia Orgnik Jilid 2 EdisiKetiga, Penerit Erlangga, Jakarta, 1989.
2. Winarno,F.G.1997.kimia pangan dan gizi.penerbit PT gramedia pustaka utama : jakarta
3. http://jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/art161100216%E2%80%03163X.pdf
(di unduh pada hari jumat, 13 April 2012 pukul 19:44 WIB)